Penyelesaian sengketa sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kekerasan fisik.
While the conflict peaked in February 2001, the "deep story" involves decades of underlying tension: Transmigration & Economy:
Kerusuhan tidak hanya terjadi di Sampit, tetapi meluas ke wilayah lain termasuk ibu kota provinsi, Palangka Raya , hingga berlangsung sepanjang tahun 2001. 2. Faktor Penyebab Konflik
Ketegangan memuncak pada . Bentrokan fisik meluas dengan cepat dari kota Sampit hingga ke ibu kota provinsi, Palangkaraya. Berdasarkan catatan sejarah, konflik ini menelan ratusan korban jiwa dan memaksa puluhan ribu warga etnis Madura mengungsi keluar dari pulau Kalimantan untuk menyelamatkan diri. Kondisi baru berangsur kondusif setelah aparat keamanan memperketat penjagaan dan para tokoh adat dari kedua belah pihak sepakat melakukan rekonsiliasi damai. Communal Violence in Indonesia: Lessons From Kalimantan