However, not everyone shared these views. Many defended the girls, arguing that they were simply being themselves and that their actions were not intended to be provocative. Others pointed out that the controversy was blown out of proportion and that more pressing issues faced by Indonesian youth were being ignored.
Video ini menyebar melalui berbagai tautan, mulai dari Terabox hingga bit.ly, dan menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan netizen. . Kasus ini kembali mengingatkan publik akan bahaya penyebaran konten pribadi tanpa izin di era digital—sebuah tindakan yang bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).